Make your own free website on Tripod.com
 

'Janganlah kamu menjadi sama
dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu ,sehingga kamu dapat mem-
bedakan manakah
kehendak Allah...'

Roma 12: 2a

Profesionalisme kerja

Fokus

 

 


Jadi kuli,
Siapa Berani ?




Dilema
Ambisi





Bible Study


Anda
Diundang
Untuk
Memberikan
Saran,
Kritik,
Pendapat
Mengenai
Website
Ini.
.


  Tips  mencapai Kepuasan
di Tempat Kerja

Untuk mencapai kepuasan di tempat kerja, kita harus berani menjadi    pelaku    aktif.   Dalam I Tesalonika 5 : 12 - 18, Rasul Paulus memberikan 10 tips agar kita bisa mencapai kepuasan di tempat kerja :

Tips # 1 (ayat 12-13a )
Hormati dan dukung atasan kita

Jika kita menghormati dan mendukung atasan, kalau atasan kita baik, dia pun akan mengimbanginya dengan memberikan kepuasan kerja kepada kita. Dukungan ini, yang kita tunjukan dengan bekerja sebaik mungkin, jangan hanya kita lakukan kalau ada atasan di sekitar kita.
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk menusia ( Kolose 3 : 23 )

Tips # 2 ( ayat 13b )

Hiduplah dalam damai seorang dengan yang lain

Kita harus menjadi
peace maker bukan trouble maker .
Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang ( Roma 12 : 18 )

Tips # 3  ( ayat 14 )
Tegurlah rekan sekerja yang tidak tertib.

Kebiasaan buruk itu menular. Jika ada rekan sekerja kita yang malas dan kita biarkan maka kemalasan itu akan menjadi atmosfer di kantor
kita, akibatnya kita pun akan menjadi malas bekerja.
Janganlah kamu sesat, pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik ( 1 Korintus 15 : 33 )

Tips # 4 ( ayat 14 )
Hiburlah mereka yang tawar hati

Jika  kita  melihat  teman kita  yang  " tidak seperti biasanya ", kita perlu berhenti sejenak dari pekerjaan kita dan berempati atas keluh-kesahnya.
Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis !         ( Roma 12 : 15 )

Tips #  5 ( ayat 14 )
Belalah mereka yang lemah
 

Tips # 6 ( ayat 14 )
Sabarlah terhadap semua orang

Kesabaran  terhadap semua orang sering membuahkan hasil yang manis.
Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan  ( Amsal 15 : 18 )

Tips # 7 ( ayat 15 )
Janganlah menaruh dendam

Balas dendam selalu merugikan baik bagi pihak korban maupun pelaku. Tindakan balas dendam memang seringkali konyol dan menggelikan.  Iman Kristen memang radikal dan bertolak belakang dengan ajaran dunia. Matius 5 : 39 membuktikannya :
" Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun  yang menampar

pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu "

Tips # 8  ( ayat 16 )
Bersukacitalah senantiasa

Kesedihan itu menular, demikian juga kegembiraan. Kita selalu dapat mengambil inisiatif untuk menularkan sukacita yang kita miliki kepada teman - teman sekerja kita.

Tips # 9 ( ayat 17 )
Tetaplah berdoa

Doa adalah kekuatan yang luar biasa. Dengan doa, kita bukan sekedar meminta agar Tuhan melepaskan kita dari krisis, tetapi juga memohon kekuatan untuk menghadapi krisis dengan tetap beriman kepada-Nya.
Sering kali kita merasa bahwa waktu untuk berdoa itu menyita waktu kerja kita. Kita tidak menyadari bahwa dengan menyisihkan ( bukan menyisakan ! ) waktu untuk berdoa, kita justru bisa melakukan pekerjaaan dengan lebih efektif, efisien dan dengan hikmat Allah, bukan mengandalkan kemampuan kita sendiri !         
Tips # 10 ( ayat 18 )
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kita

Allah menghendaki kita menjadi orang yang bersukacita dan mengucap syukur dalam segala hal, termasuk pekerjaan kita. Apapun pekerjaan kita dan dimanapun Allah menempatkan kita, kalau kita mengucap syukur atasnya, Allah dapat memberkati kita
dengan cara dan menurut waktu yang ditentukan-Nya.Jika kita bekerja hanya untuk segenggam materi dan sepotong gengsi, maka kita tidak akan pernah puas dengan pekerjaan apapun dan di mana pun, karena kita selalu memandang ke atas dan tidak pernah bersyukur atas apa yang kita miliki. Sebaliknya serendah dan sekotor apapun pekerjaan kita, jika kita mengucap syukur senantiasa, kita akan memiliki antusiasme untuk maju. Charles Buxton mengatakan bahwa Pengalaman menunjukan bahwa antusiasme lebih mempengaruhi sukses bila dibandingkan dengan kemampuan. Orang yang melakukan pekerjaannya dengan mencurahkan seluruh jiwa raganya pada pekerjaannya akan keluar sebagai pemenang sebagai orang yang sukses.

Motivasi yang tepat membuahkan hasil yang memuaskan dan menggembirakan, Orang yang mempunyai motivasi yang tepat, dipagi hari bangun dengan kerinduan untuk segera mencapai tempat kerjanya, dengan gembira menyapa teman-teman sekerja, mantap menghadapi pekerjaan dan kejadian hari itu dengan tidak memperhitungkan apakah keberhasilan ataukah kegagalan, mencari kesempatan yang bermanfaat untuk menjalin relasi dengan orang lain, dan selalu mendapat kekuatan diri untuk menghadapi keadaan sesulit apa pun. Ia bersukacita, bersemangat hidup dan dinamis dalam menjalani hidup seutuhnya.

Marilah kita mengucap syukur senantiasa atas pekerjaan kita, apa pun, di mana pun.

Diambil dan diubah seperlunya dari buku : Kiat menemukan peluang dan kepuasan kerja di saat krisis oleh Xavier Quentin Pranata.

 

 
 
   
 
Edisi Sebelumnya

Kembali ke Halaman Awal